SEJARAH BERDIRINYA SMP N 17 BANDAR LAMPUNG
Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 17 Bandar Lampung dirintis pendiriannya pada tanggal 20 November 1984 dengan nama Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Teluk Betung, dengan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 0557/0/84 dengan NSS 201120.003094.
Sejak berdirinya SMP Negeri 4 Teluk Betung, diberikan hak penuh untuk mengelola sendiri oleh pimpinan sesuai pelaksanaan dengan peraturan yang telah berlaku di lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, dibawah naungan Pendidikan Dasar Menengah Umum (Dikmemum). Dengan demikian semua kegiatan Pendidikan secara langsung menjadi tanggung jawab Kepala Sekolah berserta seluruh Dewan Guru dan Staf Tata Usaha.
Pada tanggal 22 April 1997 terjadi perubahan nama Sekolah Lanjutan Pertama (SLTP) Negeri 17 dan setelah otonomi daerah menjadi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 17 Bandar Lampung yaitu pada tahun 2001. SMP Negeri 17 Bandar Lampung telah mengalami beberapa pergantian kepemimpinan, sebagai berikut :
1. Tahun 1985 – 1991 di pimpin oleh Bapak Drs. G. Napitupulu
2. Tahun 1991 – 1998 di pimpin oleh Ibu Norma Nawawi, BA
3. Tahun 1998 – 2001 di pimpin oleh Dra. Mujiem
4. Tahun 2001 – 2006 di pimpin oleh Ibu Sutarti, S.Pd
5. Tahun 2006 – 2007 di pimpin oleh Bapak Sudjasman, S.H
6. Tahun 2007 – 2010 di pimpin oleh Ibu Hj. Hendralina, S.Pd
7. Tahun 2010 saat ini dipimpin oleh Bapak Purdjijono, S.Pd, M.MPd
Fasilitas yang ada pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 17 Bandar Lampung diantaranya :
§ Hotspot Area.
§ Perpustakaan.
§ Lab Komputer.
§ Lab. IPA
§ Ruang UKS.
§ Ruang Koperasi.
§ Lapangan Basket
§ Lapangan Futsal
§ Musholla
§ Kantin
KEPALA SEKOLAH SMPN 17 BANDAR LAMPUNG

KEPALA SEKOLAH SMPN 17 BANDAR LAMPUNG

Nama : PURDJIJONO, S.Pd. M.MPd
Jabatan : Kepala Sekolah SMP Negeri 17 B. Lampung
Visi Misi SMPN17 B.Lampung.
a.Visi
b.Misi
1. Meningkatkan Mutu Pendidikan SMP Negeri 17 Bandar Lampung.
2. Menumbuhkan sikap profesionalisme guru dan karyawan.
3. Melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM) secara efektif dan
efesien.
4. Meningkatkan Demokrasi Sekolah.
5. Menumbuhkan semangat warga sekolah untuk berprestasi.
6. Menciptakan lingkungan yang sehat dan iklim yang harmonis
7. Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan YME
8. Menanamkan kesadaran dalam melanjutkan kewajiban beragama
9. Menyelenggarakan berbagai kegiatan dibidang keagamaan.
MARS SMPN 17 BANDAR LAMPUNG
SMP17 BANDAR LAMPUNG
TEMPATNYA INSAN ADI LUHUR
IMAN TAKWA SUMBER DAYA PROFESIONAL
CERDAS TRAMPIL MANDIRI BERBUDI LUHUR
HIDUP PERLU PERJUANGAN DAN DOA
TERTIB DISIPLIN JUGA SADAR DIRI
TETAP JAGA BERSIH HATI DAN NURANI
AGAR DIRESTUI OLEH SANG ILAHI
MAJU TRUS BANGSA KU PACU BELAJAR MU
SISINGKAN BAJU UNTUK BERSATU PADU
WUJUD KAN KAWAN MU PERDULI LINGKUNGANMU
BUDAYAKAN HIDUP BERSIH DAN HARMONIS
CIPTA KARYA BERMUTU PRESTASI YANG JITU
SMP17 DAMAI JAYA SELALU
MARS SMPN 17 BANDAR LAMPUNG
SMP17 BANDAR LAMPUNG
TEMPATNYA INSAN ADI LUHUR
IMAN TAKWA SUMBER DAYA PROFESIONAL
CERDAS TRAMPIL MANDIRI BERBUDI LUHUR
HIDUP PERLU PERJUANGAN DAN DOA
TERTIB DISIPLIN JUGA SADAR DIRI
TETAP JAGA BERSIH HATI DAN NURANI
AGAR DIRESTUI OLEH SANG ILAHI
MAJU TRUS BANGSA KU PACU BELAJAR MU
SISINGKAN BAJU UNTUK BERSATU PADU
WUJUD KAN KAWAN MU PERDULI LINGKUNGANMU
BUDAYAKAN HIDUP BERSIH DAN HARMONIS
CIPTA KARYA BERMUTU PRESTASI YANG JITU
SMP17 DAMAI JAYA SELALU
Macam- macam ekstrakulikuler yang ada di SMPN 17 BANDAR LAMPUNG :
- PMR
Palang Merah Remaja atau PMR adalah organisasi kepemudaan binaan dari Palang Merah Indonesia yang berpusat di sekolah-sekolah dan bertujuan memberitahukan pengetahuan dasarkepada siswa sekolah dalam bidang yang berhubungan dengan kesehatan umum dan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan. Palang
Merah Remaja (PMR) yang merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 17 Bandar Lampung mengharuskan para anggotanya paling tidak harus menguasai beberapa materi. Materi-materi tersebut antara lain adalah :
1. Sejarah Palang Merah Remaja
2. Syarat-syarat menjadi anggota PMR
3. Hak keanggotaan
4. PATUT
5. Tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah Internasional
6. Tribakti Palang Merah Remaja
7. Mars Palang Merah Indonesia
8. Faktor-Faktor yang dilatih dalam pendidikan ke-PMR-an:
9. Pertolongan Pertama
10. Pelaksanaan pertolongan pertama
11. Peralatan P3K (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan)
12. Pelajaran Membuat Tandu
13. Pelajaran Evakuasi korban
2. Syarat-syarat menjadi anggota PMR
3. Hak keanggotaan
4. PATUT
5. Tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah Internasional
6. Tribakti Palang Merah Remaja
7. Mars Palang Merah Indonesia
8. Faktor-Faktor yang dilatih dalam pendidikan ke-PMR-an:
9. Pertolongan Pertama
10. Pelaksanaan pertolongan pertama
11. Peralatan P3K (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan)
12. Pelajaran Membuat Tandu
13. Pelajaran Evakuasi korban
Syarat-syarat menjadi anggota PMR
Berikut ini adalah syarat-syarat untuk menjadi anggota PMR.
1. Warga Negara Indonesia.
2. Berusia 7 tahun sampai dengan 21 tahun.
3. Dapat membaca dan menulis.
4. Atas kemauan sendiri, tanpa paksaan maupun tekanan dari orang lain, ingin menjadi anggota PMR.
5. Mendapat persetujuan dari orang tua atau wali.
6. Sebelum menjadi anggota penuh, bersedia mengikuti pendidikan dan pelatihan yang diharuskan.
7. Bersedia melaksanakan tugas kepalangmerahan selaku anggota PMR secara sukarela.
Berikut ini adalah syarat-syarat untuk menjadi anggota PMR.
1. Warga Negara Indonesia.
2. Berusia 7 tahun sampai dengan 21 tahun.
3. Dapat membaca dan menulis.
4. Atas kemauan sendiri, tanpa paksaan maupun tekanan dari orang lain, ingin menjadi anggota PMR.
5. Mendapat persetujuan dari orang tua atau wali.
6. Sebelum menjadi anggota penuh, bersedia mengikuti pendidikan dan pelatihan yang diharuskan.
7. Bersedia melaksanakan tugas kepalangmerahan selaku anggota PMR secara sukarela.
PATUT
Isi dari PATUT:
P : Penolong mengamankan diri sendiri sebelum bertindak
A : Amankan Korban
T : Tandai tempat kejadian
U : Usahakan panggil bantuan
T : Tangani korban (dengan P3K) mulai dari luka yang paling serius atau membahayakan keselamatan korban
Tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah Internasional
1. Kemanusiaan
2. Kesamaan
3. Kenetralan
4. Kemandirian
5. Kesukarelaan
6. Kesatuan
7. Kesemestaan
Tribakti Palang Merah Remaja
1. Berbakti kepada masyarakat.
2. Mempertinggi ketrampilan dalam rangka meningkatkan kebersihan dan kesehatan.
3. Mempererat persahabatan nasional dan internasional
Mars Palang Merah Indonesia
Isi dari PATUT:
P : Penolong mengamankan diri sendiri sebelum bertindak
A : Amankan Korban
T : Tandai tempat kejadian
U : Usahakan panggil bantuan
T : Tangani korban (dengan P3K) mulai dari luka yang paling serius atau membahayakan keselamatan korban
Tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah Internasional
1. Kemanusiaan
2. Kesamaan
3. Kenetralan
4. Kemandirian
5. Kesukarelaan
6. Kesatuan
7. Kesemestaan
Tribakti Palang Merah Remaja
1. Berbakti kepada masyarakat.
2. Mempertinggi ketrampilan dalam rangka meningkatkan kebersihan dan kesehatan.
3. Mempererat persahabatan nasional dan internasional
Mars Palang Merah Indonesia
Palang Merah Indonesia
Sumber kasih umat manusia
warisan luhur nusa dan bangsa
Wujud nyata mengayom Pancasila
Gerak juangnya ke seluruh Nusa
Mendharmakan bakti bagi ampera
Tunaikan tugas suci, tujuan PMI, di Persada Bunda Pertiwi
untuk umat manusia di seluruh dunia
PMI mengantarkan jasa
Faktor-Faktor yang dilatih dalam pendidikan ke-PMR-an:
* Fisik
* Mental
* Kreatifitas/Otak
Pertolongan Pertama
Pelaksanaan pertolongan pertama
1. Periksa kesadaran
2. Periksa pernapasan
3. Periksa apakah ada tanda-tanda pendarahan
4. Periksa keadaan lokal atau keadaan sekitar
Peralatan P3K (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan)
1. Bahan membersihkan tangan. Contoh: Sabun, alkohol.
2. Obat pencuci luka. Contoh: Rivanol, alkohol.
3. Obat pengurang rasa sakit. Contoh: Parasetamol.
4. Wewangian untuk menyadarkan korban. Contoh: Cologne, minyak angin.
5. Pembalut gulung
6. Mitela
7. Kapas
8. Plester
9. Kain kassa/ kain steril
10. Gunting
11. Pinset
Pelajaran Membuat Tandu
1. Menyiapkan alat-alat yang diperlukan: tambang, bambu untuk pegangan tangan
2. Membuat simpul jangkar dan simpul pangkal
3. Mengencangkan dan menguatkan tandu agar bisa ditempati oleh korban
Pelajaran Evakuasi korban
1. Bagaimana cara mengangkat korban ke tandu
2. Cara mengangkat korban dengan 2 orang atau lebih.
3. Cara mengangkat korban sendiri
2. PENCAK SILAT
Pencak silat merupakan seni bela diri warisan nenek moyang bangsa Indonesia yang hingga saat ini diwarisi secara turun-temurun oleh generasi muda. Munculnya tokoh-tokoh pendekar silat menyebabkan banyaknya perguruan-perguruan silat yang berdiri di bumi nusantara. Dahulu, berlatih pencak silat merupakan suatu
keharusan meski dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Para pemuda zaman dulu berlatih pencak silat untuk menggalang kekuatan melawan kaum penjajah
Kini, di zaman kemerdekaan, pencak silat berkembang menjadi sebuah cabang olah raga bela diri yang dipertandingkan dalam even di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional. Guna menjaring munculnya potensi atlet silat secara nasional khususnya di kalangan pelajar, banyak sekolah yang membuka kegiatan ekstrakurikuler.
3.PRAMUKA
Ekstrakurikuler Pramuka merupakan satu – satunya ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh semua siswa – siswi SMP N 17 Bandar Lampung, khususnya kelas 7.
Di jenjang ini, kami tergolong sebagai “Penggalang”
Nah, sebenarnya siapa sih Penggalang itu?
a) Untuk dapat menjadi seorang Penggalang. Seorang anak (pemuda remaja) sudah harus berumur 11 tahun dan belum berusia 16 tahun.
b)Seorang pemuda remaja akan disebut Penggalang jika pemuda remaja tersebut telah menyelesaikan ujian kecakapan Pramuka Penggalang Ramu dan kemudian mengucapkan TRI SATYA pada waktu upacara pelantikan yang dipimpin oleh Pembina Penggalang.
c)Setelah dilantik, barulah pemuda remaja tersebut diperkenankan memakai pakaian lengkap dengan setangan leher dan tanda – tandanya sesuai dengan petunjuk penyelenggaraan pakaian seragam.
* Ekstrakurikuler Pramuka ini diadakan setiap Jumat, pukul 14.30 – 15.00 di SMP N 17 Bandar Lampung.
Kegiatan ini dibimbing oleh Bu Hj.Yunila, S.Pd, sedangkan yang bertugas mengajar dan mengisi acara adalah kakak – kakak kelas yang terpilih menjadi Dewan Penggalang (DP)
* Sebelum terlibat aktif dalam ekstra ini, kamu diwajibkan untuk membentuk regu beserta susunan keanggotaannya. Tak lupa kamu juga diwajibkan untuk memilih nama regu ( bunga : untuk nama regu perempuan, binatang : untuk nama regu laki – laki).
Contoh :
Nama regu : Kana
Ketua : Danis
Wakil ketua : Sasha
Sekrataris : Eva
Bendahara : Rissa
Anggota : Agriz
Ana
Emma
Rosa
Nikko
* Banyak acara dan permainan seru yang akan kamu jumpai jika mengikuti ekstrakurikuler ini.
Puncak acara yang selalu ditunggu – tunggu adalah “Kemah”.
* LT
Lomba tingkat regu Pramuka Penggalang, disingkat LT. Yang dimaksud adalah pertemuan regu – regu Pramuka Penggalang dan suatu satuan Pramuka atau dari berbagai satuan Pramuka dengan acara kegiatan kreatif, rekreati, dan edukatif dalam bentuk perlombaan.
Bertujuan untuk membina dan mengembangkan penghayatan kode kehormatan yang berupa janji TRI SATYA dan DASA DHARMA Pramuka, serta memupuk persaudaraan di kalangan para Pramuka Penggalang.
Acara kegiatan LT dikelompokkan sebagai berikut :
a. Mental
b. Agama
c. Patriotisme
d. Sikap bermasyarakat
e. Ketrampilan dan kecakapan
f. ketangkasan
g. karya dan usaha
h. pengetahuan
i. kesehatan
j. Kebersihan
k. Kerapihan
* Selain acara yang seru, ekstrakurikuler ini juga memberikan materi – materi yang sangat berguna bagi kehidupan bermasyarakat.
Pelajaran yang diterima :
1.Tali – temali
2.Sandi
3.Morse
4.Cara membidik
5.Mencari jejak
6.Membaca peta
7.Pionering
8.PBB
9.Semaphore
10.dll.
* Manfaat yang diperoleh dalam mengikuti ekstrakurikuler Pramuka:
Melatih kedisiplinan
Melatih mandiri
Melatih bersosialisasi dengan masyarakat
Melatih kepemimpinan
Melatih tanggung jawab
dll.
Di jenjang ini, kami tergolong sebagai “Penggalang”
Nah, sebenarnya siapa sih Penggalang itu?
a) Untuk dapat menjadi seorang Penggalang. Seorang anak (pemuda remaja) sudah harus berumur 11 tahun dan belum berusia 16 tahun.
b)Seorang pemuda remaja akan disebut Penggalang jika pemuda remaja tersebut telah menyelesaikan ujian kecakapan Pramuka Penggalang Ramu dan kemudian mengucapkan TRI SATYA pada waktu upacara pelantikan yang dipimpin oleh Pembina Penggalang.
c)Setelah dilantik, barulah pemuda remaja tersebut diperkenankan memakai pakaian lengkap dengan setangan leher dan tanda – tandanya sesuai dengan petunjuk penyelenggaraan pakaian seragam.
* Ekstrakurikuler Pramuka ini diadakan setiap Jumat, pukul 14.30 – 15.00 di SMP N 17 Bandar Lampung.
Kegiatan ini dibimbing oleh Bu Hj.Yunila, S.Pd, sedangkan yang bertugas mengajar dan mengisi acara adalah kakak – kakak kelas yang terpilih menjadi Dewan Penggalang (DP)
* Sebelum terlibat aktif dalam ekstra ini, kamu diwajibkan untuk membentuk regu beserta susunan keanggotaannya. Tak lupa kamu juga diwajibkan untuk memilih nama regu ( bunga : untuk nama regu perempuan, binatang : untuk nama regu laki – laki).
Contoh :
Nama regu : Kana
Ketua : Danis
Wakil ketua : Sasha
Sekrataris : Eva
Bendahara : Rissa
Anggota : Agriz
Ana
Emma
Rosa
Nikko
* Banyak acara dan permainan seru yang akan kamu jumpai jika mengikuti ekstrakurikuler ini.
Puncak acara yang selalu ditunggu – tunggu adalah “Kemah”.
* LT
Lomba tingkat regu Pramuka Penggalang, disingkat LT. Yang dimaksud adalah pertemuan regu – regu Pramuka Penggalang dan suatu satuan Pramuka atau dari berbagai satuan Pramuka dengan acara kegiatan kreatif, rekreati, dan edukatif dalam bentuk perlombaan.
Bertujuan untuk membina dan mengembangkan penghayatan kode kehormatan yang berupa janji TRI SATYA dan DASA DHARMA Pramuka, serta memupuk persaudaraan di kalangan para Pramuka Penggalang.
Acara kegiatan LT dikelompokkan sebagai berikut :
a. Mental
b. Agama
c. Patriotisme
d. Sikap bermasyarakat
e. Ketrampilan dan kecakapan
f. ketangkasan
g. karya dan usaha
h. pengetahuan
i. kesehatan
j. Kebersihan
k. Kerapihan
* Selain acara yang seru, ekstrakurikuler ini juga memberikan materi – materi yang sangat berguna bagi kehidupan bermasyarakat.
Pelajaran yang diterima :
1.Tali – temali
2.Sandi
3.Morse
4.Cara membidik
5.Mencari jejak
6.Membaca peta
7.Pionering
8.PBB
9.Semaphore
10.dll.
* Manfaat yang diperoleh dalam mengikuti ekstrakurikuler Pramuka:
Melatih kedisiplinan
Melatih mandiri
Melatih bersosialisasi dengan masyarakat
Melatih kepemimpinan
Melatih tanggung jawab
dll.
4. BOLLA VOLLY
Kita semua tahu bahwa olahraga permainan bola voli merupakan salah satu olahraga yang dapat menyehatkan jasmani. Dan peminat olaharaga bola voli ini sendiri juga tergolong banyak. Bukan hanya di luar negeri saja, di dalam negeri pun banyak sekali pemintanya.
Tidak terkecuali peminat olahraga bola voli yang ada di SMP Negeri 17 Bandar Lampung juga tergolong banyak. Tidak hanya dari tim putranya saja yang berminat, tim putri juga banyak yang berminat. Dan seluruhpeminat olahraga ini terlihat dan terbukti banyak yang memiliki potensi, sehingga perlu diadakan suatu wadah yang dapat menyalurkan potensi yang di miliki peserta didiknya.
Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang berada di luar program yang tertulis di kurikulum dan umumnya pihak sekolah menyediakan waktu satu hari untuk pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan ekstrakurikuler sangat berguna untuk pengembangan hobi, minat dan bakat siswa padahal tertentu. Di sisi lain, pelaksanaan kegiatan ini merupakan suatu bentuk perhatian sekolah pada siswanya agar melakukan kegiatan yang lebih positif.
Tujuan Umum
Tujuan umum kegiatan pelatihan ekstrakulikuler bola voliSMP Negeri 17 Bandar Lampung adalah megatur kegiatan peserta didik agar kegiatan tersebut menunjang proses belajar mengajar di sekolah serta memberi dampak positif terhadap peserta didik berupa prestasi dalam olahraga cabang bola voli. Hal ini dilakukan agarpeserta didik dapat memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan sekolah dan tujuan pendidikan secara keseluruhan.
5. SEPAK BOLA
Tujuan diadakannya ekskul ini untuk menampung dan mengembangkan bakat dan hobi yang dimiliki oleh anak didik; menumbuhkan rasa disiplin dan sikap sportif; mengenalkan teknik dasar Sepakbola serta peraturan-peraturannya; melatih kerjasama dan menumbuhkan kebersamaan diantara anak didik peserta ekskul ini
Adapun target yang ingin dicapai yaitu dapat membentuk tim inti sepakbola SMP Negeri 17 Bandar Lampung yang siap diterjunkan dalam berbagai turnamen antar SMP maupun turnamen berdasar kelompok umur. Selain itu dibentuk pula tim sepakbola bayangan yang nantinya siap menggantikan anggota tim inti yang telah lulus sekolah.
Ekskul ini bersifat sukarela dan terbuka bagi semua siswa SMP Negeri 17 Bandar Lampung. Siswa yang mendaftar selanjutnya akan diseleksi bakat, kemampuan dan kesungguhannya dalam berlatih secara bertahap sampai akhirnya terbentuk tim inti yang rajin berlatih dan siap berlaga dalam berbagai turnamen. Latihan sepakbola dilaksanakan di lapangan SMP Negeri 17 Bandar Lampung.
Waktu latihan dilakukan :
Hari : Kamis
Pukul :
Materi : Kekuatan umum yang meliputi :
|
Materi : Daya tahan umum, yang meliputi :
|
|
|
Dan masih banyak lagi ekstrakulikuler yang ada di SMPN 17 Bandar Lampung
- O2SN
- Robotik
- Renungan jumat sebelum UN
- Kemah Ceria
by : 1.Anisya Aryani
2.Chyndo Yudika
3.Ruzma Sabda R.
2.Chyndo Yudika
3.Ruzma Sabda R.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar